Merasakan Sex Sama Anak Orang Kaya II

Halo… udah penasaran dengan kisah selanjutnya ya guys , mari kita simak kelanjutannya ya . Kemudian saya kaget, sedikit penasaran tapi saya berhasil mehanannya. Rupanya Mawar menaiki ranjangku.
cerita mesum terbaru 2018, cerita sex baru, cerita dewasa hot, ngentot anak orang kaya, ML pemain gitar, kentu pemain band, kisah hot 2018, kumpulan cerita seks, kisah making love anak band
Merasakan Sex Sama Anak Orang Kaya II
“Kak… saya tidur sama kakak ya……” katanya dengan nada merajuk.

Bujuuk buseet..

Saya tak dapat menolak karena ia sudah naik ke atas ranjang.

“yauda nih  kalau mau pake selimut. saya memberikan bagian selimutku pada Mawar. ia tampak agak malu, dan segera mengambil bagian selimutnya, dan tidur membelakangiku.

Gilaa. . . .  Apa2an ini. Kenapa ia naik ? apa karena kedinginan ? atau keras ? atau kenapa ? saya merasakan gerakan di sebelahku.

“Kak… maaf… saya sebenernya masih pengen ngobrol”

“boleh kan ?”

Saya membalik badanku dan mendapati bahwa jarak mukaku dan muka Mawar tak berjauhan. Matanya yang memerah menatapku penuh harap.

“Kamu ya… Dengerin. Kenapa sih mesti gini ? kamu sekarang ada di kamar cowok, tidur bareng satu kasur. Ga pantes tau. Apa saya tidur di bawah aja ya” saya berusaha bangkit.

“Ini yang saya suka dari kakak…” tiba2 Mawar berkata seperti itu.

“Eh……..” saya heran dan terdiam sejenak.

“Kakak orangnya tegas…”

“Gak kayak dia…. egois… udha gitu gak pernah dapat tegas dan gak punya pilihan”

“Mawar… tapi”

Dan Kata2ku terhenti ketika tangannya menyentuh pipiku dengan lembut.

“Saya suka sama kakak” pengakuannya membuatku kaget. Apakah benar ? apa Mawar Cuma terbawa perasaan akibat baru mengalami kekecewaan dalam berpacaran ? saya terdiam aaja. Dan di dalam hati saya mengakui bahwa sosok Mawar yang manis membuatku tertarik.

Tapi selama ini saya selalu melupakan saaja perasaan itu karena yang pertama ia sudah punya pacar, dan kedua di amerupakan cewek yang kaya sedangkan saya hanya orang biasa saja. “Kak” tangannya terus mengelus pipiku. saya pun luluh. Tiba2 kami berdua saling memajukan wajah kami masing2.  Kami menutup mata dan bibir kami pun bersentuhan dan kami berciuman dengan pelan dan lembut.

Mawar terus maju ke dalam pelukanku dan saya meraih pinggangnya, dan menggenggam tangan satunya. Telapak kaki kami saling bersentuhan dan saling bertautan.di dalam selimut itu. kami berciuman dengan hangat.

Walaupun umur kami tak berbeda jauh, hanya empat tahun, namun rasanya ini seperti ketakutan yang aneh dalam satu band . Kami berciuman sangat lama. Entah kenapa kami berdua tak berciuman dengan nafsu dan tergesa2. Tangan kiriku yang menyentuh pinggang Mawar, tiba2 mulai nakal.

Tanganku masuk ke dalam t shirt yang ia pakai. Menyentuh kulit halusnya. Mawar tak berontak. ia malah terus menciumiku. Mawar pun tak protes ketika tanganku masuk kedalam celana pendeknya dan memegang pantatnya.

Dasyaat….!!

Rupanya ia tak memakai celana dalam dan BH.

Saya melepaskan ciumanku, dan mulai menciumi telinga dan lehernya.

“Ahh… Kak… ‘ Mawar tampak menikmati aksiku . Tanganku terus bermain mencoba membuka celana pendeknya. Mawar tak berontak, kakinya malah bergerak dengan aktif dengan  membantuku melepas celana pendek itu.

Pada akhirnya saya melempar celana itu ke lantai. saya mulai menyentuh pahanya yang sangat mulus. saya memeluknya erat, menempelkan perutnya di perutku.

“Kak….. “ Mawar memanggilku.

“Ada Apa… ?”

Saya menghentikan ciumanku di leher

“Kalau mau itu,… pelan2 ya…. saya belum pernah…” jawabnya.

Dengan nada pelan dan  pasrah dan tatapan penuh harap.
Apa. Masih perawan ? saya kaget.

Kupikir setidaknya ia pernah tidur dengan pacarnya. Pantas saja ia tak dapat menyikapi kelakuan pacarnya dengan benar, pengalamannya sangatlah minim. saya terdiam. Dan tak dapat berfikir sehat lagi.

Tak dapat berpikir dengan jernih.

“Mawar… kalau kamu gak mau, jangan….”

Saya mundur

“Gak apa2 kak, kalau sama kakak saya mau..” Mawar meraih tanganku.

“Kamu belum pernah…. jangan dipaksa kalau gak mau….” saya berusaha berpikir jernih.

Mawar terdiam, tapi ia malah masuk ke pelukanku kembali.

“Saya mau….” jawabnya pelan.

“Saya Cuma minta kakak perlakukan saya dengan lembut”.

“Tapi” saya masih bertahan

“Kak…. saya mau kasih ke kakak malem ini”.

“Itu karena saya suka sama kakak”.

“Dari pertama ketemu, tapi kakak tampaknya cuek sama aku…. tapi saya makin suka karena tau kakak orangnya tegas, dewasa“.

“Mawar, itu cuman perasaan pelarian aja…” jawabku.

Mawar hanya diam, Tapi ia menjawab dengan semakin masuk ke dalam pelukanku. ia memelukku dengan erat, dan tak mau melepasku.

“Saya mau ngelakuinnya cuman sama kakak” Mawar tetap gigih.

Kami berpandangan sangat lama. Hingga akhirnya saya menciumnya kembali. Pertahanan akal sehatku runtuh. Tanganku terus melingkari pinggangnya yang ramping itu. Mawar perlahan2 bergerak menindih tubuhku. Badannya naik ke atas badanku. Tangannya mencoba membuka kaos ku tapi tampaknya ia agak canggung melakukannya.

Saya melepaskan tanganku dari pinggangnya dan membantunya membuka atasanku. Setelah itu saya berusaha bangkit dan duduk. Mawar memegang bahuku dan mencoba maju menciumku. saya menahannya dan memegang kedua tangannya. saya menatap matanya lekat2.

Mawar menatapku malu2 dan saya sedikit tegang. Malam ini kedua kalinya saya berhubungan seks. Dan ini yang pertama bagi Mawar. Jantungku berdetak hebat luar biasa.

Saya menggenggam ujung t shirt yang ia pakai. Pelan2 kutarik keatas. Mawar menurut dengan mengangkat tangannya. Mawar sudah telanjang bulat di atas pahaku . Kedua tangannya disilangkan, menutupi buah dadanya yang kecil. ia sedikit menunduk dan tampak sangat malu. Pasti ini pertama kalinya ia telanjang bulat di depan cowok.

Saya memegang dagunya dan mengangkat wajahnya. Tak berapa lama segera ku cium bibirnya lembut. saya menggenggam kedua tangannya dan mulai menciumi lehernya, terus sampai ke toket yang kecil dan saya menciumi putingnya. Kurasakan badannya agak gemetar, entah karena geli atau agak takut.

“Uhh….. Kak… geli…..” Mawar mendesah kecil.

Saya berbisik kepadanya

“Jangan terlalu berisik ya… nanti dapat gawat kalau ketahuan penjaga kos…” Mawar mengangguk pelan.

Saya melanjutkan menciumi toketnya. Sempat kulihat Mawar menggigit bibirnya. Menahan agar ia tak ribut.

“Ngggh…. mmmhhh…” Mawar terus mendesah.

Aduh, bagaimana nanti ketika kami sampai ke inti permainan ?. saya menyuruh Mawar untuk turun dari atas pahaku. saya segera melepaskan celanaku. Mawar nampak agak kaget ketika melihat tititku . Ini pertama kalinya juga ia melihat titit cowok langsung. Mawar duduk di sampingku.

“Mawar, kalau kamu emang gak siap, mendingan gak usah….”

Saya menatap wajahnya yang tampak malu bersemu merah,

“ Ga apa2 kak…. udah sampe sini….”

dia tersenyum kecil walau saya dapat merasakan bahwa ia merasa gugup dan deg2an. saya memegang lembut tangannya dan mencium keningnya. Lalu saya menariknya pelan agar kembali duduk di pangkuanku. Mawar duduk membelakangiku. Punggungnya sungguh mulus dan bersih.

Saya mulai menciumi bahunya, terus sampai keleher. Kupeluk erat pinggangnya dan dapat kurasakan tangan Mawar memeluk erat leherku. Lama kuciumi bagian belakang leher dan punggungnya. Tak tahan lagi, pelan2 kubimbing Mawar untuk berbaring di kasur. saya memegang lututnya dan kulebarkan pahanya. saya menindih badannya. Tangan Mawar menahan bahuku. saya sejenak mematung memandangi Mawar.

Pantaskah ku renggt  keperawanan perempuan manis ini ? Haruskah ia melakukannya denganku ?

Mawar balik menatapku dan berkata

“Kak….. pelan2 ya… saya tau pasti sakit pada awalnya”.

“Kalau kamu gak mau, dapat kita hentiin sekarang kok….. “ saya menjawabnya.

Mawar menggeleng pelan.

“Saya siap kak………..”

Kemudian dengan kepala kontolku yang menyentuh bibir memeknya yang telah basah. Pelan2 kugesekkan secara lembut kepala kontolku di bibir memeknya. Mawar mengejang2 geli. saya memperbaiki posisi dengan menggenggam tangannya.

Kurasakan pelan, kontolku memasuki bibir memeknya. Sempit sekali. saya berkonsentrasi penuh memasuki memeknya.

“Uhhh….Nggggh…….Ahhh….. “ Mawar menahan sakit.

Dapat kulihat ia menggigit bibirnya dan matanya sedikit berkaca2.

“Uhhhh…..Ahhhh…”

Kemudian ia menarik napas lega ketika kontolku masuk penuh kedalam memeknya. saya mulai menggerakkan kontolku maju mundur dengan pelan. Mawar tampak menutup matanya, dan meringis seperti menahan sakit. saya menarik kontolku, Kulihat kontolku berlumur darah perawan Mawar.

“Sakit?”

Kalau kamu ga tahan sakitnya ga usah dilanjutin…

”Aku takut Mawar..“

“Gapapa kak…..” Mawar tersenyum dengan mata agak berkaca2.

Saya menarik nafas panjang, kuputuskan untuk tak merubah2 posisi bercinta kami, terlalu dini untuk kami berdua. Ditambah lagi pengalaman kami berdua sangat minim. saya kembali memasukkan kontolku ke lubang memeknya.

Sudah lebih gampang, walau masih seret dan sempit. Kurasakan dinding memeknya yang hangat menjepitt kontolku erat.

“Mmmhhhh….kak.. “

Mawar mendesah pelan, ia sudah tak meringis atau menggigit bibir lagi seperti sekarang. saya terus memaju mundurkan kontolku dengan pelan namun temponya stabil.

“Uhhh…..Ahhhh,,,Uhhh,,,Ahhhh…”

Mawar tiba2 mencengkram erat bahuku. Seakan ingin mencabik- cabiknya.

“Mmmmhhh” Kaki Mawar mencengkram erat pinggangku. saya tahu ia akan orgasme. Terlalu cepat mungkin. Tapi wajar. Karena ini pengalaman pertama bagi Mawar. ia belum tahu bagaimana mengatur tempo, merubah posisi, ditambah lagi malam ini semuanya saya yang mengendalikan. Mawar terus bersuara kecil mengikuti tempo goyanganku.

“Ngggoookk…… mmmmhh….nguuuuk”

Tiba2 saya menghentikan gerakanku. saya tak ingin saya bablas keluar di dalam. Kaki Mawar kuat mencengkram pinggangku. Malam ini adalah pengalaman pertamanya. Wajar jika ia tampak tegang atau gugup. saya tak mau jika ketegangannya mengakibatkan kecelakaan yang tak diinginkan.

“AAh…. kenapa kak ?”

tanyanya polos dengan nafas tak teratur

“Enggak… tadi kamu ngejepit pingganggku terlalu keras… saya takut kalau nanti saya keluar di dalem…” jawabku.

“Oh…. “Mawar “

“kamu santai ya sayang….” saya mengelus rambutnya lembut dan ia hanya mengangguk pelan. Pelan2 saya mengisyaratkan agar Mawar tidur tengkurap. Dari belakang saya memposisikan kepala kontolku tepat di lubang memeknya. Pelan2 saya masukkan kembali.

“hmmhhh… aaahhhh…Ngooook…”

Mawar kembali mendesah ketika kumasukkan kontolku.

Aku memeluk pinggangnya dan membimbingnya naik. Kami bercinta dalam posisi doggy style. Tangan Mawar bertumpu pada kasur. saya menggerakkan kontolku maju mundur sembari memegang erat pinggangnya.

“Uuuuuh…. Ahhh….. uhh…yes…“ Mawar tak dapat menahan lagi suaranya.

Entah karena kesakitan atau keenakan. Tapi kalaupun kesakitan, ia tak berontak. Mawar terus mengerang. Entah berapa lama kami melakukannya.

“Kak…. aku… ahhh”

Saya tau Mawar akan segera orgasme. Tapi saya tak mencebut kontolku. saya malah makin bernafsu menggerakkannya. Tumpuan tangannya semakin lemas. saya secara refleks malah menarik tangannya kebelakang agar posisi tubuhnya tetap stabil. saya merasakan tubuhnya menegang dan memeknya menjepit erat kontolku.

“Aaaaah….. aaaahh….. nggghh….”

Mawar mengerang tanpa mempedulikan keadaan kamar kosku yang mungkin saja suara malam itu dapat bocor ke kamar sebelah.

“Ngggghh… aaaaaaaaaah….ngooookkk….”.

Tak berapa lama saya langsung mencabut kontolku dan spermaku lalu muncrat berantakan di luar memeknya.

Mawar langsung dengan lemas menjatuhkan diri ke kasur. saya pun merebahkan diri di sebelahnya. Kami berpandangan dengan cukup lama dan berpelukan sampai kami tertidur. Kini, kami bukan sekedar anggota band saja.

Tapi lebih dari sekedar itu. Kami sering menghabiskan waktu bersama di luar latihan, karena kami sekarang menjadi sepasang kekasih. Kejadian malam itu, tak pernah terulang lagi sampai sekarang. Dan kami tak pernah mengungkitnya lagi. Biarkan malam itu ada untuk dikenang saja dalam hati kami masing2. END.